Kau gadai kemerdekaan tuk dapatkan rupiah
Kau bangkitkan micro ekonomi bangsa yang terlena
Walau pengabdianmu tuk pundi rupiahmu
Tak terpungkiri jasamu, kokohkan pondasi negeri
Sekarang, apa yang kau dapat…?
Sebandingkah antara rupiah dengan jiwamu yang terkungkung birokrasi?
Ah……. mungkin sekarang bukan saatnya engkau berfikir
Sebab ketakutan esok hari yang kau fikirkan
Ku mohon maaf untukmu wahai jiwa-jiwa yang tergadaikan
Tak terfikir tuk hujat engkau [...]
DIarsipkan di bawah: campuran | Ditandai: BURUH | Leave a Comment »
