Zaman yang telah merubah semuanya
Zaman pula yang telah menjadikan aneka angkara
Dalam perpaduan didalamnya ada beribu asa
Dan bahkan bermilyar – milyar pesona semu
Zaman yang telah menjadikan gumpalan kebohongan seolah kebenaran
Zaman telah mendewasakan peradapan
Meski dengan peradapanya kehancuran kian mendekati nyata
Namun demikian zaman telah melakukan dimensi peradapan
Dari beberapa dimensi zaman yang ada
Semua selalu terikat …………….
Semua selalu terkait
Meski antara jenjangnya selalu menimbulkan dispresi.
Kadang terasa ironis sekali saat kupandang zaman
Diri terasa bodoh untuk dapat sikapi dengan terapi
Telah kupercundang zamanku atau
Telah ku di percundang zaman yang merupakan hasil olah fikir Peradabanku
Mungkinkah dapat kupercundang zaman
Yang mana telah telorkan keperkasaan dewasaku….?
Atau ku mesti dapat tundukkan zaman …..!
Tuk dapat halau semua yang dapat sesakkan penatku,,,,?
DIarsipkan di bawah: puisi | Ditandai: Cinta, jiwa, kejamnya dunia, misteri cinta, pergolakan

