Kian banyak garong tampak terkapar
Gerandong garong misalnya
Jenaka yang dia perlihatkan tak dapat raup keuntungan
Perlawanan trus terjadi dimana-mana
Garong topengku yang cantik
Timang harimu dengan candamu
Singkirkan gigi belati gundahmu tuk ceria
Tempeleng bimbangmu dengan tentram
Garong gerontang garingku yang centil
Reguk angkuh kau pertunjukkan tuk tapis lemahmu
Semerbak riamu adalah tangismu
Meski kau tak mau akui itu
Dari sekian garong yang ada……
Terlihat jelas kalau kau adalah garong sebenarnya
Kaulibatkan aku dan bahkan sekian banyak insan disampingku-mu
Tuk dapatkan hendakmu
Wahai garong – gorong laknat
Ku ingin kau sadar akan garongmu celaka
Kau tikam kiri kanan tuk kau tertawa…ha…ha..ha
Meski sementara kami petaka
DIarsipkan di bawah: puisi

